Jenis - Jenis Standarisasi Protokol Jaringan Wireless IEEE 802.11

- 2/18/2019
Jenis - Jenis Protokol Pada Jaringan Wireless IEEE 802.11 - Ketika membeli sebuah produk wireless router pasti kita akan menemukan kode seperti IEEE 802.11 a/b/g/n/ac pada kemasannya, kode tersebut ternyata bukan hiasan semata, melainkan sebagai informasi kepada kita mengenai spesifikasi atau teknologi yang dipakai oleh wireless router tersebut.

Jenis - Jenis Standarisasi Protokol Jaringan Wireless IEEE 802.11


802.11 a/b/g/n/ac merupakan standarisasi protokol jaringan wireless yang dikeluarkan oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) yaitu suatu badan internasional yang mengurusi standarisasi dalam bidang teknologi informasi, salah satunya yaitu standarisasi protokol jaringan wireless.

Baca juga : Kelebihan Dan Kekurangan Jaringan Wireless

Tujuan dari standarisasi ini yaitu agar setiap perangkat jaringan wireless yang berbeda vendor tetap dapat saling berkomunikasi. Tanpa adanya standarisasi, maka perangkat-perangkat jaringan wireless yang berbeda vendor tidak akan dapat saling berkomunikasi karena akan menggunakan standarisasinya masing-masing, hal ini tentu saja akan menyulitkan kita sebagai pengguna.

Penjelasan Protokol Jaringan Wireless IEEE 802.11 a/b/g/n/ac

Berikut adalah penjelasan jenis-jenis protokol pada jaringan wireless.

IEEE 802.11

Merupakan protokol wireless yang pertama kali diciptakan yaitu pada tahun 1997, protokol ini bekerja pada frekuensi 2.4 GHz dan hanya mampu mentransfer bandwidth maksimal 2 Mbps saja. Dikarenakan bandwidth yang mampu ditransfer sangat kecil sekali, untuk itu saat ini tidak ada perangkat jaringan wireless yang memakai protokol 802.11 ini.

IEEE 802.11a

Standar wireless 802.11a diciptakan pada tahun 1999, standar wireless ini bekerja pada frekuensi 5 GHz mengikuti standard dari UNII (Unlicensed National Information Infrastructure) dan mampu mentransfer bandwidth mencapai 54 Mbps, standar wireless 802.11a tidak menggunakan teknologi spread-spectrum namun menggunakan standar Frequency Division Multipelxing (FDM).

Pada saat itu, standar wireless 802.11a kalah populer oleh 802.11b, hal ini mungkin dipengaruhi karena masih minimnya device yang menggunakan frekuensi 5 GHz. Untuk saat ini 802.11a sudah tidak digunakan lagi oleh produsen perangkat jaringan.

Sehingga kalau kita mensetup wireless router maupun access point baru, kita tidak akan menemukan lagi Wireless A (802.11a), melainkan hanya tersedia wireless 802.11 b/g/n saja.

IEEE 802.11b

Standarisasi wireless berikutnya yaitu 802.11b yang diciptakan berbarengan dengan standar 802.11a yaitu pada tahun 1999, standar wireless ini bekerja pada frekuensi 2.4 GHz dan memiliki transfer rate data mencapai 11 Mbps. Seperti yang kita ketahui frekuensi 2.4 GHz merupakan frekuensi generasi pertama yang digunakan oleh mayoritas perangkat elektronik yang ada saat ini, oleh sebab itu standarisasi wireless 802.11b sangat rentan sekali dengan interferensi.

Meskipun bandwidth yang mampu dihantarkan hanya 11 Mbps saja, namun standarisasi 802.11b masih dipakai oleh perangkat wireless router maupun access point hingga saat ini.

IEEE 802.11g

Standar wireless 802.11g diciptakan pada tahun 2002, ini merupakan penggabungan antara standar 802.11b dan 802.11a, dimana standar ini menggunakan frekuensi 2.4 GHz (sama seperti 802.11b), namun menggunakan teknologi Frequency Division Multipelxing (FDM) sama seperti 802.11a.

Standar 802.11g memiliki kemampuan transfer bandwidth yang sama dengan 802.11a yaitu mencapai 54 Mbps, namun karena berjalan pada frekuensi 2.4 GHz maka memungkinkan jangkauan sinyalnya lebih luas dibandingkan dengan standar 802.11a yang menggunakan frekuensi 5 GHz.

IEEE 802.11n

Standar 802.11n atau yang biasa disebut dengan Wireless-N merupakan perbaikan dari standar sebelumnya yaitu 802.11g, hal ini bisa dilihat dari peningkatan spesifikasi yang dibawanya, dimana Wireless-N ini sudah menggunakan teknologi MIMO (Multiple In Multiple Out) dan mampu menghantarkan bandwidth mencapai 450 Mbps, serta memiliki spesifikasi dual band, yaitu mampu beroperasi pada frekuensi 2.4 GHz dan 5 GHz.

Standar Wireless-N (802.11n) diresmikan oleh IEEE pada tahun 2009 dan menjadi salah satu protokol standar yang banyak digunakan oleh perangkat wireless router maupun access point yang ada saat ini.

IEEE 802.11ac

Wireless AC (802.11ac) merupakan standar jaringan wireless paling mutakhir yang ada saat ini, standar ini dikembangkan dari tahun 2011 s/d 2013 dan diresmikan pada bulan Januari tahun 2014. Wireless AC berjalan pada frekuensi 5 GHz yang menawarkan troughput tinggi hingga 1 Gbps, hal ini bisa terjadi karena pada standar ini dilakukan perluasan channel width mencapai 80 MHz bahkan 160 MHz dengan penambahan lebih banyak MIMO Spatial Stream (upto 8) dan high-density modulation (upto 256-QAM).

Wireless router / access point dengan spesifikasi Wireless AC ini cocok digunakan untuk kebutuhan video streaming, online gaming maupun kegiatan lainnya yang memerlukan bandwidth besar dan stabil.

Table Perbandingan

Agar sobat bisa lebih mudah memahami apa yang sudah saya paparkan di atas, berikut adalah tabel perbandingan setiap protokol mulai dari tahun dikeluarkannya protokol tersebut, frekuensi yang dipakai dan juga bandwidth yang mampu dihantarkan.

PROTOKOL
TAHUN
FREKUENSI
BANDWIDTH
IEEE 802.11
1997
2.4 GHz
2 Mbps
IEEE 802.11a
1999
5 GHz
54 Mbps
IEEE 802.11b
1999
2.4 GHz
11 Mbps
IEEE 802.11g
2002
2.4 GHz
54 Mbps
IEEE 802.11n
2009
2.4 GHz & 5 GHz
450 Mbps
IEEE 802.11ac
2014
5 GHz
1300 Mbps

Demikian penjelasan singkat mengenai jenis-jenis protokol jaringan wireless IEEE 802.11, semoga artikel singkat ini dapat bermanfaat untuk menambah pengetahun dan wawasan mengenai teknologi wireless.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Advertisement
 

Start typing and press Enter to search