Cara Backup dan Restore Konfigurasi Router Mikrotik

- 3/16/2017
Cara Backup dan Restore Konfigurasi Router Mikrotik - Backup dan restore adalah salah satu teknik untuk menyimpan konfigurasi router mikrotik apabila suatu saat router mikrotik kita ter-reset, error atau rusak, tujuan dari backup dan restore konfigurasi mikrotik adalah untuk mempermudah apabila router mengalami kerusakan atau kita mengganti router lama dengan router yang baru tanpa harus mengkonfigurasi router dari awal.

Kenapa Kita Harus Backup Konfigurasi Router Mikrotik?

Coba kamu bayangkan ketika konfigurasi pada router sudah sangat banyak namun tiba-tiba router ke-reset atau lupa password yang mengharuskan router diinstall ulang dengan netinstall sehingga semua konfigurasi hilang, apa yang harus kita lakukan? Tentu saja kita harus mengkonfigurasi ulang router, akan tetapi dengan konfigurasi ulang secara manual akan memakan waktu yang lama, nah dengan adanya file backup kita tidak perlu repot mengkonfigurasi router dari awal karena kita hanya perlu me-restorenya saja agar konfigurasi kembali seperti semula.

Tapi perlu diketahui penggunaan fitur backup & restore sebaiknya hanya digunakan untuk router yang sama, yaitu router dengan seri dan tipe yang memiliki kesamaan dari segi spesifikasi hardware maupun jumlah port ethernetnya, contohnya kamu mem-backup konfigurasi router lama yaitu RB951Ui-2HnD dan me-restorenya di router baru yang juga tipe RB951Ui-2HnD. Apabila berbeda router saya sarankan lebih baik menggunakan metode export import yang sudah saya publish tutorialnya di blog ini.


Kenapa tidak disarankan melakukan backup dan restore pada router yang berbeda tipe? karena file backup tidak seperti file hasil export yang bisa diedit menggunakan teks editor, jadi apabila kita melakukan backup dan restore pada router yang berbeda tipe biasanya akan terjadi error karena file backup tidak bisa kita edit terlebih dulu untuk menyesuaikannya dengan router tipe yang lain.

Cara Backup Konfigurasi Router Mikrotik

Untuk melakukan backup dan restore bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan winbox dan juga dengan cara mengetikkan baris perintah pada terminal mikrotik.

Cara Backup Konfigurasi Mikrotik via Terminal

Untuk melakukan backup konfigurasi mikrotik, kamu bisa login ke router baik via winbox, SSH, maupun Telnet, kemudian ketikkan perintah berikut untuk melakukan backup konfigurasi router mikrotik.

/system backup save
Namun, dengan perintah tersebut nama file backup akan otomatis digenerate oleh router berdasarkan tanggal dan waktu ketika melakukan backup, kalau kamu menginginkan agar nama file backup bisa ditentukan sesuai keinginan, maka ketikkan perintah berikut.

/system backup save name="Backup konfig router dodiventuraz"

Untuk melihat hasilnya ketikkan perintah /file print pada terminal, atau klik menu Files pada winbox.
Cara Backup dan Restore Konfigurasi Router Mikrotik

Cara Backup Konfigurasi Mikrotik via Winbox

Kalau kamu kurang suka mengkonfigurasi router dengan command line, kamu juga bisa melakukannya dengan klak-klik mouse pada winbox, silahkan login ke router mikrotik via winbox kemudian klik menu Files, lalu klik tombol Backup seperti yang saya tandai warna merah pada gambar di bawah.
Cara Backup Konfigurasi Router Mikrotik
Kalau sudah selesai melakukan backup apakah konfigurasi router mikrotik kita sudah aman? tentu saja belum, karena file backup masih tersimpan di router mikrotik dan kalau router diinstall ulang dengan netinstall maka file backupnya akan hilang juga.

Untuk itu sebaiknya kamu download file backup tadi kemudian simpan pada komputer, kalau menggunakan OS Windows caranya cukup mudah, kamu hanya perlu drag and drop file backup pada menu Files winbox ke windows explorer saja. Tapi kalau menggunakan OS lain misalnya Linux, maka kamu harus mendownloadnya menggunakan FTP, contoh nya menggunakan FTP Client FileZilla.
Download File Backup dengan FTP Client

Cara Restore Konfigurasi Router Mikrotik

Apabila kamu hendak me-restore konfigurasi router yang sudah dibackup caranya pun cukup mudah, silahkan upload file backupnya ke menu Files, caranya dengan drag and drop file backupnya langsung dari windows explorer atau upload menggunakan FTP.

Kalau sudah diupload klik menu Files pada winbox, silahkan pilih file backup mana yang akan direstore kemudian klik tombol Restore seperti yang saya tandai warna merah pada gambar di bawah.
Cara Restore Konfigurasi Router Mikrotik
Selesai, sekarang konfigurasi router mikrotik kamu sudah kembali seperti semula tanpa harus mengkonfigurasi ulang dari awal.

Itulah langkah-langkah cara melakukan backup dan restore konfigurasi pada router mikrotik, demikian semoga bermanfaat dan terimakasih.

Advertisement
 

Start typing and press Enter to search